Diksar Secata B Rindam I Bukit Barisan Padang Panjang T.A 2016/2017


Assalamu’alaikum ^.^
Kembali lagi aku akan menceritakan tentang pengalamanku selama menjalani diksar di Secata B Padang Panjang. Ada yang tau diksar? Atau diksarlin? Yang masuk politeknik rata-rata pasti tau semua nih, aku jelasin sedikit yaa... diksar atau diksarlin itu kepanjangan dari “Pendidikan Dasar Kedisiplinan” nah dari kepanjangannya aja pasti kalian udah tau kan apa aja yang di ajarkan selama mengikuti diksar. Setelah mengikuti diksar, kita akan diberi sertifikat bahwasanya kita telah melaksanakan diksar. Diksar wajib dilakukan oleh seluruh maba politeknik, bagi yang tidak mengikuti diksar, nanti pas tahun akhir kita gak bisa ikut sidang atau wisuda. Tapi kalau misalnya ada suatu halangan yang membuat kita gak bisa ikut diksar, kita bisa minta pindah gelombang atau bisa mengikuti diksar tahun depan dengan maba tahun berikutnya. Tapi kalau bisa sih ikut tahun pas kita jadi maba yaa, karena kalau ikut tahun berikutnya itu kayaknya kurang asik. Diksar ini kita akan dibimbing oleh tentara-tentara yang menjadi pelatih kita selama menjalani diksar serta ada Satgas dan KSR yang akan membantu kita selama ditempa.

Untuk daerah Sumatra Barat, diksar dilakukan selama 6 hari, sedang untuk daerah lain di Indonesia, diksar dilakukan selama 7 hari. Beda sehari doang :D Aku aja yang 6 hari diksar, jujur dalam hati minta-minta pulang >.<, latihan kedisiplinan di sana itu ketat banget, emang bener-bener disiplin, sedang aku sendiri orangnya kurang disiplin, makanya agak berat menjalani diksar ini ~.~

Okeee langsung aja baca pengalaman aku ini, semoga menambah wawasan yaa terutama yang mau masuk politeknik ^.^ cerita aku ini mungkin bakalan panjang bangeet >.< jadi kalau bosan baca, bisa skip-skip aja^.^
*Gelombang 1 : 7 – 12 Agustus
            *Gelombang 2 : 12 – 17 Agustus
            *Gelombang 3 : 17 – 22 Agustus

Tanggal 5 Agustus, aku balik ke Padang karena hari itu, kami maba ngumpul lagi di Politeknik Negeri Padang. Hari itu pembagian gelombang untuk diksar. Gelombang dibagi menjadi 3, untuk Bidikmisi dan PMDK didahulukan gelombang 1, Alhamdulillah saat itu aku masuk gelombang 1. Seharusnya sih hari itu juga pembagian baju diksar dan almameter Politeknik, tapi untuk baju diksar ada keterlambatan ekspedisi jadi dibagiin saat kami tiba di Secata B nanti dan untuk almameter dibagiin saat kami ospek. Karena hari itu hari Jum’at, pihak Politeknik mempercepat pembagian gelombang, karena hari itu juga akan diumumkan peserta yang lulus seleksi SNUN masuk Politeknik. Setelah selesai pembagian gelombang, aku balik ke rumahk. Alhadulillah aku satu gelombang dengan dua temanku lainnya. Awalnya satu temanku ini dapat gelombang 2 karena lulus UMPN, tapi karena dia masuk Bidikmisi, jadi bisa dapat gelombang 1 ^.^

Tanggal 7 Agustus, jam 6.15 WIB, aku dan temanku pergi ke Politeknik diantar orangtuaku. Aku kira kami datang kepagian karena dilihat orang masih sepi, tapi ternyata orang-orang udah pada ngumpul di parkiran khusus ~.~, langsung saja aku nurunin satu ransel besar dan tas tenteng. Aku gak bisa lari karena tas ranselku berat banget >.< nah pas hampir sampai di barisan, ada Satgas yang hadang, “kok pakai baju ini? baju hitamnya mana?” kata Satgas itu. Terus aku jawab “Loh? Bukannya kemarena boleh ya pakai baju warna gelap, kan gak harus hitam” tapi Satgas itu tetap bersikeras kalau aku harus pakai baju hitam, saat itu lewat bapak bagian kemahasiswaan di PNP trus aku bilang “Pak, boleh kan pakai baju yang warnanya gelap?” bapak itu bilang boleh, nah aku langsung lari ke barisan lagi. Tapi... baru ngeletakkin tas ransel yang berat banget itu, ada Satgas lagi yang nyuruh aku untuk ganti baju. Ternyata bukan aku aja yang di suruh, semua yang gak pakai baju hitam juga di suruh ganti. Karena ini Satgasnya cewek aku mah iya-iya in aja, taulah kalau cewek sama cewek ribut itu gimana, jadi aku ngalah buat ganti bajuku. Setelah ganti baju di toilet terdekat, aku langsung masuk barisan lagi. Setelah baris beberapa menit, kami disuruh jalan ke gedung D dengan rapi sesuai barisan.
            Tiba di gedung D, kami di suruh duduk sesuai barisan, aku dan 2 temanku terpencar, emang gak bisa sama-sama, gak ada yang namanya “eh nanti kita sama yaa” itu bener-bener gak ada! Pasti kalian bakalan pencar sama teman kalian nantinya u.u. Setelah disuruh duduk dan diberi pengarahan dan dibagi kelompok untuk naik bus, baru kami bisa keluar dari aula sesuai urutan nomor bus, waktu itu aku dapat nomor 3. Agak kesal sih tiba di bus, busnya belum jalan-jalan juga gara-gara nunggu kelompok yang lain, di dalam bus itu panas banget >.< sampe-sampe mandi keringat ~.~ kota Padang memang panas! Akhirnya setelah beberapa saat menunggu, bus pun jalan. Mulailah terasa angin berhembus hehehe.
            Sepanjang perjalanan sih aku pengennya tidur yaa, tapi gak bisa ~.~ gara-gara kursinya pendek banget, jadinya kepalaku gak bisa nyandar, jadi tidur ayam aja deh sepanjang perjalanan. Aku duduk dengan kawan baru, 2 temanku gak tau lagi merekanya dimana. Kami mulai ngobrol-ngobrol berbagai hal untuk menghilangkan rasa bosan. Bener deh mungkin kami belum kenal satu sama lain jadi suasanan bus itu hening banget -.- dalam perjalanan sih aku ngebayang-bayangin gimana yaa nanti di Secata B? Ngapain aja ya? Asik gak ya? Pokoknya banyak yang aku pikirin selama perjalanan.
            Jreeeng jreeeng akhirnya kami sampai juga di Secata B Padang Panjang, aku ngeliat Secata B ini serasa flashback waktu masih kecil dulu, keingat Batalyon . setelah bus berhenti, kami langsung diteriakin oleh Satgas untuk cepat-cepat turun dari bus dan langsung menuju ke lapangan. Sumpah hari lagi panas-panasnya, mungkin sekitar jam 11 lewat. Kami berdiri di lapangan menurut kelompok yang tadi di bus. Kami masih harus menunggu teman-teman yang belum nyampe, jadilah kami kayak dijemur di lapangan itu. Kami semua harus berkumpul dulu untuk di bagi kompi. Karena yang mengikuti diksar gelombang 1 ini ada 400 orang sebenarnya, tapi 1 orang gak bisa ikut. Kami harus dibagi-bagi dulu untuk menentukan kompi kami. Setelah agak lama nunggu teman-teman yang lain, ternyata ada bus yang rusak >.< jadilah kami yang datang duluan ini bersiap-siap untuk pergi shalat karena waktu dzuhur sudah masuk. Bagi yang halangan atau non muslim di suruh tinggal di tempat, tapi di tempat yang teduh yaa bukan panas-panasan :D
            Seperti yang aku bilang di awal, Secata B ini bener-bener disiplin! Kami aja yang mau ke Masjid harus berjalan sesuai barisan dan gak boleh keluar dari barisan. Kalau keluar barisan siap-siap aja kena bentak sama Satgas :’) begitupun dalam hal melepas sepatu, sepatu kami gak boleh acak-acakan, harus sesuai dengan barisan dimana kita baris. Karena hari panas dan aspal pun juga panas, banyak yang lari-lari ke Masjidnya >.< kami lepas sepatu itu di sebelah aula dekat sih dengan Masjidnya. Setelah shalat, barulah teman-teman yang busnya rusak itu sampai. Pergi ke lapangan juga harus baris lagi. Gak boleh ninggalin temen. Setelah sampai di lapangan, yang sudah shalat boleh berteduh dulu, kalau teman-teman yang baru datang harus shalat dulu. Nah setelah semua selesai shalat, kami kembali ke barisan untuk mengambil makan siang yang sudah dipersiapkan dari rumah lalu kembali lagi ke tempat yang teduh. Lucu banget ngeliat temenku yang bawa banyak lauk untuk makan siang, katanya ini untuk makan malam sekalian. Tapi ternyata kami gak boleh bawa makanan ke barak, jadi makan siang ini harus dihabiskan siang itu juga >.< kasihan juga yang bawa banyak nasi sama lauknya harus terbuang karena gak nyangka kalau ke barak gak boleh bawa makanan.
Saat pembagian kompi, aku dapat Kompi C Peleton 2, tiap Kompi itu berjumlah 100 orang kecuali ada salah satu Kompi hanya 99 orang. Kami juga diberi nosis menurut urutan kami duduk, nosis ini digunakan sebagai pengganti nama, agar memudahkan para pelatih mendata mahasiswa yang sedang sakit atau lainnya. Aku gak tau kalau kami di suruh membawa buku ke diksar ini, karena dalam keterangan barang yang harus dibawa gak ada buku di sana. Jadilah kami dibagiin buku tiap-tiap orang walau pelatihnya sempat bilang “Buat apa kalian datang kesini? Main-main? Gak mau catat materi yang diberi nanti?” hari ini juga pembagian baju diksar. Baju dibagikan sore hari, selama itulah kami dijemur panas-panasan >.< alamat belang ini kulit. saat pembagian baju, aku dikasih baju loreng dalamnya itu ukuran XL karena aku agak extra >.< dan untuk baju luaran dan celana itu ukuran L, ada topi juga. Ragu sih apa muat ini baju luarnya. Setelah dibagiin baju, kami pergi ke barak. Jalannya berbaris menurut kompi. Bener-bener rapi banget >.< aku dan teman-teman Kompi C dapat barak 5. 2 temanku, aku satu kompi dan barak sama salah satu teman. Sedang teman yang satu lagi di Kompi B barak 4 >.< di dalam barak kami di suruh ganti baju dengan baju diksar yang sudah dibagikan “Upik! Cepat! Lama kali Kaliaan!” Satgas udah pada teriak-teriak nyuruh kami cepat, Satgasnya cukup galak >.< kami yang perempuan di panggil “Upik” sedang yang laki-laki dipanggil “Botak” karena mereka emang botak! Panjang rambutnya itu 0,0 cm alias gundul! >.<. Selama di sini, kami gak boleh manggil “kak”, “bang”, “pak” sama Satgas dan tentara. Yang boleh itu manggil “Pelatih”. Pernah aku keceplosan manggil “kak” ke salah satu Satgas, langsung dijawab “Aku bukan kakakmu!” gara-gara masih baru ya keceplosan dikit >.<
            Setelah selesai ganti baju, jadilah kami semua peserta diksar seragam bajunya ^.^, kecuali yang angkatan 2015 belum diksar, mereka beda bajunya. Ternyata celanaku agak sempit >.< harusnya aku pake ukuran XL ini, tapi katanya sih ntar malam bisa tukar. Kami balik lagi ke lapangan untuk ngisi biodata, hari gak terlalu panas sih karena udah sore. Untuk ibadah bagi yang muslim, para pelatih sering bilang “Kami tidak akan memperkosa waktu ibadah kalian, kalian bisa tetap melaksanakan ibadah kalian. Bagi yang muslim diberi waktu untuk melaksanakan shalat” kami memang shalat tepat waktu, setiap adzan pasti kegiatan yang sedang berlangsung dihentikan dulu, senangnyaaa^.^ nambah pahala juga shalat tepat waktu ^^. Tepat pukul 6 sore, waktunya kami makan malam. Nama tempat kami makan “Kantin simpang gereja” karena berada di dekat gereja. Sebelum makan pun kami harus baris dulu, masuk ke dalam kantin juga harus rapi, perempuan duduk di sebelah kiri, sedang laki-laki duduk di sebelah kanan. Saat melihat porsi nasinya itu, greget banget >.< bagi yang makannya banyak sih biasa aja mungkin ya. Nasinya itu banyak banget, bongkah-bongkahan besar gitu, kebayang gak sih banyaknya? Rasa-rasanya aku gak habis makan nih nasi, tapi dipaksain terus, akhirnya habis dengan perut yang kesakitan gara-gara kekenyangan >.< setelah makan, kami pembersihan. Ngebayangin gak sih gimana kami mau bersih-bersih kalau toilet yang besar Cuma ada 2 dan yang kecil Cuma ada 4 sedang kami semua ada lebih kurang 50 orang satu barak >.< aku sebenarnya kebelet BAB banget setelah makan malam itu, tapi gak bisa tersalurkan gara-gara toiletnya pada penuh semua. Satgas juga udah pada teriak-teriak “Woi upik cepat kaliaan!! Yang udah selesai keluar dari kamar mandi!! Teman kalian juga mau pake!” yah namanya juga manusia ya ada yang egois, ada yang ngedengerin kata Satgas, ada juga yang pura-pura budeg -.- aku mah nyari aman aja, Cuma gosok gigi doang sama cuci muka, gak pake mandi >.<!! langsung lari-lari ke luar barak buat baris lagi, persiapan shalat Maghrib. Gak tau kenapa orang-orang di kompi aku ini lelet-lelet >.< jadinya kami terkahir jalan ke Masjid.
            Sesudah shalat Maghrib, kami berkumpul di aula. Duduk menurut kompi juga. Di dalam aula itu kami diberi materi bela negara. Aku suka banget pas ngumpul di aula ini, kami bisa istirahat sejenak walau ada juga yang ngantuk-ngantuk gara-gara kecapean . setelah selesai di aula dan shalat Isya juga, kami balik lagi ke lapangan. Aku agak lupa kami ngapain aja di lapangan ini. tapi setelah itu kami disuruh balik ke barak untuk istirahat. Setiba di barak aku langsung tukar baju dengan baju lain biar baju diksar ini gak kotor dan bau. Kami ada yang tidur di kasur dan ada juga yang tidur di Pelbed. Baru saja aku menduduki Pelbed, tiba-tiba Satgas teriak “Woi! BANGUN UPIK!!” kami disuruh bangun lagi, padahal baru aja mau tidur ya kan . “TUKAR BAJU KALIAN ITU!” kami juga disuruh tukar pakai baju diksar lagi, ribeeet >.< setelah selesai, kami langsung lari ke luar trus nyari kompi masing-masing, setelah itu jalan lagi berbaris menurut kompi. Ternyata kami disuruh keluar untuk persiapan upacara pembukaan tanggal 8 Agustus besok. Tadi siang sih udah atur barisan. Nah malam ini atur posisi berfoto. Sumpah malam ini dingin banget >.< Padang Panjang itu emang dingiiin brrrrr... posisi di urut menurut ketinggian. Saat nyusun urutan, tiba-tiba perutku sakit banget >.< rasanya nusuk-nusuk gitu. tiba-tiba ada pelatih yang bilang kalau mau ganti baju diksar yang kekecilan pergi ke gudang baju. Nah aku itu pergi buat nukar baju aku ini. setelah sampai di gudang itu, aku minta baju yang ukurannya XL. Karena perutku yang masih sakit banget ini, akhirnya aku bilang ke salah satu Satgas kalau perut aku sakit banget >.< aku langsung dianterin ke ruang KSR, di sana ada kakak KSR yang nyuruh aku tiduran dulu trus dikasih minyak angin. Pas diperiksa perut aku ditekan-tekan terus diurut gitu, nyaman banget :D ternyata aku Cuma masuk angin doang ~.~ gak berapa lama tiduran di KSR, ada Satgas yang nyariin aku trus dia marah-marah gitu “Kau kok masuk KSR gak bilang-bilang? Pusing orang nyariin kau! Buat susah aja!” ih sumpah ngeselin banget kata-katanya >.< disuruh cepat pula jalannya, gak tau apa orang masih sakit >.< ternyata di lapangan kompi aku lagi nyusun posisi untuk berfoto, aku berdiri di paling ujung sebelah kanan, gak ribet-ribet bangetlah ngingat posisiku. Setelah selesai atur posisi, kami dibolehin balik ke barak. Saat itu ada kakak KSR yang nanyain keadaanku, aku bilang aja gak pa2. Padahal nih perut masih sakit juga . setelah ini kami bener-bener istirahat. Sekitar jam 11 lewat sih kalau gak salah. Nah setiap barak itu kami punya sistem “Serambi”, maksudnya tiap-tiap kami ada 4 orang yang gantian jaga teman-teman selama 30 menit, setelah 30 menit gantian. Tujuannya agar kami tetap terlindungi kalau ada apa-apa, kalau misal ada yang ngigau atau kesurupan biar bisa cepat ditangani, makanya harus ada yang jaga^.^ 

Tanggal 8 Agustus, pukul 03.30, kami udah dibangunin lagi, yang jaga serambi terakhir itu yang bangunin kami. Sumpah pertama kali bangun aku kedinginan >.< sampai menggigil saking kedinginannya. Pagi itu kami pembersihan lagi, baru ke Masjid, setelah ke Masjid kami pergi ke kantin tepat pukul 6 pagi itu makan pagi. Karena perutku yang sakit banget gak hilang-hilang sakitnya, jadi aku makan paginya dikit banget, Cuma 4 sendok gak salah, sedih banget sih nasinya masih banyak padahal . setelah aku telusuri wkwk ternyata sakit perut aku ini gara-gara aku suka nahan kentut >.<!! sama nahan BAB >.<!! gimana harus ditahan coba? Kentut aja bunyinya udah kayak bom meledak! Keras banget kan malu ~.~ BAB juga gak ada kesempatan pas pembersihan, toilet selalu penuh, waktu juga mepet, apes bangetlah ~.~ akhirnya ditahan-tahan sakitnya agak berkurang sedikit, pagi itu kami di suruh ngumpul buat GR upacara pembukaan. Kami baris sesuai posisi yang sudah ditentukan kemaren. Sumpah ini upacaranya sebenarnya gak lama, tapi kaki udah keburu pegel gara-gara diam di tempat terus >.<
            Akhirnya upacara dilaksanakan dan tiba giliran kami nyanyi mars bela negara, karena kemaren kami sudah diberikan fc mars bela negara untuk dihafal hari ini. Alhamdulillah semua berjalan lancar ^.^ untuk kegiatan hari ini, kami latihan PBB, trus juga latihan disiplin, apa-apa harus cepat gak boleh lelet-lelet. Kami latihan sampai siang. Aku itu gak tahan kalau harus disuruh lari-lari >.< gara-gara kompi aku sering lelet, jadinya kami harus ngejar kompi yang ada di depan kami, caranya ya harus lari >.<!! tiba di Masjid itu kaki udah pegel-pegel banget, capek ~.~
            Setelah shalat, kami makan siang, porsi nasinya juga banyak banget >.< aku juga gak habisin nasi makan siang ini, sediiiih . pelatih juga udah bilang “Habisin nasi kalian! Ingat! Petani udah capek nanam padi terus panen beras untuk makan kalian! Negara juga udah ngasih jatah untuk nasi kalian ini!” semakin bertambahlah kesedihanku ini . sebenarnya pengen banget habisin nih makanan, tapi apa daya, perut udah kepenuhan >.< diam-diamlah aku umpetin nasiku yang gak habis ini di bawah ompreng temanku yang nasinya habis. Soalnya kalau ketahuan nasi kita gak habis, bakalan disuruh makan bergilir sama Satgas, kan kasian juga teman-teman yang lain udah pada kekenyangan semua pasti. Baru selesai makan, kami disuruh keluar cepat-cepat. Bener-bener deh rasa mau muntah, nasi belum turun udah disuruh lari-lari >.< trus balik lagi ke lapangan buat latihan PBB, ada juga latihan PPM (Peraturan Penghormatan Militer).
          
  Pokoknya kegiatan kami selama 6 hari di sana itu paginya bangun, senam kerja, pembersihan, Trus shalat Subuh, trus makan pagi, trus bersih-bersih barak, trus apel pagi, trus latihan disiplin, trus jam kantin, trus shalat Dzuhur, trus latihan lagi, trus shalat Ashar, trus latihan lagi bentar, pembersihan, trus makan malam, trus shalat Maghrib, trus ke aula, trus shalat Isya, ke aula lagi, ke kanti lagi, apel malam, trus istirahat. Secara garis besar sih itu yang kami lakukan selama diksar di Secata B Rindam I BB Padang Panjang.

Hari ke-dua kami di sana, senam kerja sebutannya baru dimulai. Ngebayangin gak sih pagi-pagi jam setengah 4 baru bangun langsung disuruh ngumpul baris ke lapangan untuk ikut senam kerja. Pegel-pegel dibadan belum hilang padahal, tapi udah disuruh senam lagi . pertama kali nginap di barak Secata B, aku sempat demam, mungkin karena penyesuaian suhu di sana. Padang Panjang itu dingiiiin >.< . akhirnya kami semua peserta diksar gelombang 1 baris di lapangan, atur posisi dan jarak. Gerakan pertama itu lompat bintang 10 kali. Gara-gara ada yang masih ngelindur atau ngantuk mungkin ya, jadi ada beberapa peserta yang masih loncat padahal udah hitungan 10 dan udah teriak “JAS” lompat bintangnya ditambah lagi jadi 20 kali kalau gak salah. Capeeek ~.~, begitu juga dengan gerakan seterusnya, kalau kami ada yang buat gerakan tambahan, hitungannya juga ditambaaah . menurutku gerakan yang paling sulit itu gerakan ke-9, gerakannya itu kita berdiri jinjit terus jongkok kaki juga harus jinjit pas jongkok, trus berdiri juga jinjit lagi ~.~ karena badan aku ini agak extra yaaa~ jadi aku pas jongkok Cuma setengah wkwk gak sampai jongkok yang bener. Dan aku sangat-sangat bersyukur melakukan senam ini, kenapa? Karena sebelum melakukan senam, badan aku itu panas trus menggigil gara-gara kedinginan, setelah senam Alhamdulillah aku mulai berkeringat dan badan aku menghangat ^.^ selesai senam kami lanjut ke Masjid untuk melaksanakan shalat Subuh.

Besoknyaaa, aku lupa hari ke berapa, sama seperti hari-hari kemaren, tapi hari ini materi kami adalah pengenalan dan bongkar pasang senjata. Senjata yang dipakai kalau gak salah M-16 A1, pokoknya materi ini keren bangeeet >.< ada perwakilan tiap kompi kami untuk maju ke depan melakukan pembongkaran senjata, kata pelatihnya kami dikasih pengetahuan tentang senjata ini untuk jaga-jaga, kenapa? Siapa tau kan tiba-tiba aja ada perang gitu, tapi mudah-mudahan gak yaa Allah >.< kita bisa siap melawan. Nah yang keren juga itu, kami diberi kesempatan mencoba latihan membidik ^.^ posisinya itu telungkup, trus kaki kanan di bengkok kan sedikit, trus popor di dekat bahu, tarik dulu rantai penegang, sama kan pandangan antara pisir dengan pijera, trus tekan pelatuknyaaaa, DOR! Eehh gak dor deh >.<, gak ada amunisinya juga hehehe, Cuma bunyi “trek” gitu aja. Nah latihan membidik pun selesai ^.^

Hari ke lima, ini hari yang paling-paling menyenangkan dan mengesankan untukku ^.^ karena di hari ke lima ini, aku dapat kesempatan buat nyobain “Mountaineering” ada yang tau gak mountaineering itu apa? Aku coba jelaskan sedikit yaa, mountaineering itu keadaan dimana kita menuruni suatu tempat yang tinggi dan curam ke bawah pakai alat bantu tali. Kurang lebih sih gitu ya mountaineering itu :D naaah pagi itu, kami dibawa ke suatu tempat, tempatnya itu terletak di belakang dapur, jadi di sana ada tempat snapling untuk mountaineering, itu tinggiii bangeet >.< menurutku yaa. Sebenarnya selain mountaineering ini, ada juga yang lain, yaitu jembatan tali satu, jembatan tali 2, sama aku kurang tau namanya tapi kita kayak naik ke dataran tinggi pakai tali gitu. nah untuk Kompi C dan Kompi D peleton 2, kami dapat mountaineering ^.^ tapi gak semua peserta bisa ngerasain mountaineering ini. Cuma sekitar 5 orang perwakilan dari masing-masing kompi. Karena ketersediaan tali yang tidak banyak, trus masang pengamannya itu juga gak boleh sendiri, takut gak kuat atau salah ikatan ntar. Nah saat pelatih bilang “Siapa yang mau mountaineering?” aku gak langsung berdiri, soalnya mikir juga badan aku ini oveeer yaa takut aja, padahal pelatihnya udah bilang kalau tali yang digunakan bisa nahan beban sampai 1 ton. Akhirnya pas aku lihat udah 3 orang yang berdiri dari perwakilan Kompi C, kompiku.
            Tiba-tiba aku langsung aja berdiri lari ke depaaan >.< akhirnya bisa jugaaa ikuuut. Jantung aku itu udah deg-deg gitu, padahal belum juga mountaineering nyaaa >.< kami para perwakilan kompi langsung ngambil tali untuk pengaman, tali kami diikatkan oleh pelatih karena gak bisa ikat sendiri, ribeet. Setelah selesai ikat pengamannya, kami nyari ring penyambung gitu untuk dikaitkan di tali pengaman, trus juga sarung tangan khusus biar gak luka pas mountaineering nanti. Setelah siap semua, kami tiap dua orang manjat ke atas, sumpah gara-gara ini cukup tinggi, aku udah kecapekan aja pas naiknyaa ~.~ tiba di atas, itu rasanya, MasyaAllah >.< semua pemandangan kota Padang Panjang itu nampaaak >.< bagus bangeeet. Sambil nunggu giliran mountaineering, aku liat-liat ke teman-teman yang udah di pinggir pembatas siap untuk mountaineering. Ada temanku yang ketakutan saat mountaineering ini, kasian juga liatnya hampir nangis gitu. saat mountaineering ini, aku keluar dari pagar pembatas trus pegang tali yang udah dikaitkan dengan tali pengaman di tubuh, nah posisi tubuh awal itu harus kayak setengah rebah gitu, kaki harus lurus, pokoknya jangaan takut. Itu aja kuncinya. Nah perlahan tangan kanan kita yang megang tali bagian bawah itu dikendurin biar bisa napak di papan, tangan kiri itu gak boleh genggam talinya, Cuma tangan kanan aja yang kerja. Trus di rem lagi, talinya digenggam lagi pakai tangan kanan, pas kaki udah napak di papan, posisi selanjutnya itu jongkok.
            Trus pelatih bilang “Mulai!” nah kita langsung dorong kaki kita dari posisi jongkok ke posisi berdiri, genggaman tali di kendurkan, ntar kita kayak melayang gituuu, asiiik ^.^ lakukan instruksi itu terus sampai mendarat. Tapii aku mendaratnya gak bagus >.< seharusnya mendarat itu berdiri, eh aku malah jongkok >.< gara-gara kaki ini udah gemetaran ajaaa ~.~ setelah selesai mountaineering, aku langsung buka tali pengaman dibantu teman, trus langsung ambil topi, masuk barisan. Banyak teman-teman aku dibarisan pada envy sama kami yang mountaineering. Yaa mau gimana lagi coba? Siapa cepat, dia dapat :D dan ini bener-bener pengalaman yang gak akan pernah terlupakan! Mungkin Cuma sekali seumur hidup, tapi kalau yang mau masuk tentara, ntar bisa lagi kok nyobain mountaineering ini ^.^

Okaaaay last day, yes! Akhirnya hari ini pulang. Dan hari terakhir ini kami gak senam pagi >.< padahal pengen banget senam, karena ini hari teraakhir kami di Secata B . pagi itu gak salah Cuma pembersihan barak sama ngeluarin barang-barang bawaan kita, trus rapihin kasur sama pelbed. Sebenarnya senang sih keluar dari sini, gak capek-capek lagi, gak panas-panas lagi, gak makan dengan terpaksa lagi, pokoknya gittuuu. Tapiiii, sedih pasti ada, karena kami mulai terbiasa dengan rutinitas di Secata B ini dan lumayan dekat dengan pelatih-pelatih kami di sini . pelatih-pelatih di Secata B itu humoris ^.^ ada saat bercanda kami tertawa, dan saat serius kami juga harus serius, walau banyak bercandanya sih biar kami gak tegang-tegang amat selama di Secata B ini ^.^ dari awal aku bilang kalau disiplin di sini itu sangat-sangat luar biasaaaa >.< InsyaAllah tetap diterapkan sampai di rumah nanti. Kalau gak salah setelah apel HP dibagikaaan karena di awal, HP kami diamankan >.< nah pada sibuk tuh semua cek HP nya masing-masing, terasa banget loh pas teman-teman dibagiin HP nya, mereka udah asik di dunia mereka sendiri. Bener-bener berdampak banget teknologi satu ini >.< dan kami di suruh ngumpul di barisan perpeleton tiap Kompi. Selama menunggu bus yang mengantar teman-teman gelombang ke-2, kami diberi kesempatan nampilin yel-yel kami ^.^
            Senaaangnyaaa, walau yel-yel kompiku pada ditiru sama Kompi-kompi lain >.< tapi gak apa ,yang penting asikin ajaaa ^.^ kasian itu pas Kompi D tampil, mereka belum selesai langsung distop karena waktu mepet, mau protes gak bisaaaa karena bus yang bawa gelombang 2 itu hampir sampai. Tapi karena aku dijemput, rumah aku di Bukittinggi dekat dengan Padang Panjang ^.^ aku pulang duluan karena ortu udah nunggu. Jadilah kami yang di jemput pulang duluan. Begitu juga yang rumahnya arah ke Payakumbuh, dicariin travel untuk merekaaa. Padahal asik kayaknya pulang bareng gitu sama teman-teman Kompi . karena pas di awal keberangkatan kami dulu ke Secata B, di dalam bus itu heniiing pada tidur, Cuma satu dua yang ngobrol. Itu gara-gara kami belum kenal satu dengan lainnya. Nah setelah dari Secata B ini, kan udah pada kenal kayaknya asik di dalam bus bisa nyanyi rame-rame gituuuu, tapi aku gak ikutan . hueee. Tapi gak apa, asalkan cepat sampai rumah ajaaa.
           
pssst ini sebenarnya rahasia yaaa, aku selama 6 hari di Secata B itu Cuma mandi 1 kali >.< bayangiiin 6 hari di sana Cuma sempat mandi 1 kali doang! Gimana mau mandi coba? Waktu dikasih mepet, orang bejibun, trus resiko barang hilang di kamar mandi jugaaa, aku putusin buat lap-lap badan sama handuk basah doang >.< paling ke kamar mandi itu Cuma BAK, BAB, gosok gigi, sama cuci muka, udah itu doang sih. Pas disuruh mandi mah aku Cuma lap-lap badan terus taburin bedak, udah gitu aja :D tapiiiii, tapiii nih yaaa baju tetap diganti doong, paling seragam luar aja yang gak diganti-ganti karena harus seragam. Mungkin baju seragamnya ini dibuat khusus kali ya, karena walau kami gak mandi berhari-hari, bau badan itu nyaris gak kecium! Aku deket-deket sama teman aku yang sama nasibnya denganku juga gak bau, kecuali kalau dibau-bau in, yaiyalah >.<
            Ketemu dengan mamaku, mama itu kayak tercengang ngeliatin aku :D kenapa? Soalnya nih wajah aku udah belang! Apalagi aku pakai kacamata >.< beeeuuh belangnya minta ampuuun. Tangan jugaaa belaaang hitaaamn gosssooong . malu banget ngeliat kacaaaa, gak berani >.< selama di barak juga aku gak berani liat kaca . bodo amat lah sama penampilan, gak mikir! Sampai di rumah nanti, pertama-tama yang wajib itu harus mandi!! Trus cari cara buat ngilangin nih belang-belang >.< Okeee setelah masuk mobil, mobil pun berjalan. Byeeee Secata B ^.^

Sampai di sini ceritaku tentang Secata B, sebenarnya masih banyak sih yang mau diceritain, tapi ini udah kelewat panjang bangeeet >.< yang ada pembacanya bosan lagi :D tulisan yang kubuat ini gak maksud macam-macam kok ^.^ aku hanya bermaksud untuk membagikan pengalaman yang ku alami selama di sana, dan  siapa tau bisa nambahin wawasan kalian tentang diksarlin setelah membaca pengalamanku ini. Ambil yang baik, tinggalkan yang buruk ^.^ be a smart readers J terimakasih bagi yang udah ngeluangin waktunya buat baca pengalamanku ini. jika ada salah-salah kata, maksud dan penulisan aku mohon maaf, manusia gak ada yang sempurna, karena yang sempurnya hanya satu yaitu Allah SWT. 

Assalamu’alaikum~ ^.^

Ini foto-foto selama ditempa di Secata B, cuma dapat beberapa foto aja^.^ yang mau lihat silahkan~


Ini lagi pembersihan barak setelah makan pagi ^.^

Jam makan^.^ ini lagi makan pagi sekitar jam 6 pagi >.<  tempat makannya itu
namanya "ompreng"

Tempat duduk putra dan putri itu dipisah^.^ maaf agak goyang gitu fotonya >.<

Ini nih makanan kami di Secata B^.^ makanan di sini itu emang bener-bener
makanan sehat, minyaknya cuma dikit. makanannya selalu berkuah
itu telur balado, cabenya dimasak gak pake minyak kayaknya karena
cabenya itu berair gitu^.^ tapi enaaak kaliii. telur balado ini
yang paling aku suka ^.^

Ini kami kena hukum>.< gara-gara makan itu ribuuut, suara gak bisa dikendalikan
suara gesekan ompreng sama sendok yang keras banget >.< jadinya kami disuruh
sembunyi di kolong mejaaa huee ㅠ.ㅠ sempit loh
*psst itu kakak-kakak Satgasnya ^.^

Ini makan siang bersama di lapangan. aku gak ikut >.< gara-gara masuk KSR ㅠ.ㅠ
kata teman aku, makanannya itu digilir >.< katanya juga banyak yang mau muntah gitu
tapi tetap semangat kok!^.^ pengalaman baruu

Nah ini lagi penjelasan tentang mountaineering sama pelatih ^.^
yang perempuan pada duduk gara-gara gak kuat jongkok hehe
ada KSR dan Satgas yang selalu menemani kami ^.^

Nah ini contoh ikatan tali pengaman untuk mountaineering^.^
perempuan beda ikatannya dengan laki-laki. tapi gak nemu fotonya ㅠ.ㅠ
udah 2 contoh dikasih, tapi gak ngerti-ngerti juga cara ngikatnya >.<


itu yang di atas lagi nunggu giliran buat mountaineering^.^


Komentar